Persib Bandung Resmi Jadi Tuan Rumah Play-off ACL 2: Momentum Strategis di Hadapan Bobotoh
2 min read
Persib Bandung resmi ditunjuk sebagai tuan rumah laga play-off AFC Champions League Two (ACL 2) musim 2025/2026 menghadapi Manila Digger FC. Pertandingan penentuan ini akan digelar di Bandung pada 13 Agustus 2025, setelah semula dijadwalkan berlangsung di Manila.Perubahan venue ini merupakan hasil kesepakatan antara Persib, Manila Digger FC, dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Di luar aspek teknis, keputusan ini memperlihatkan kapabilitas manajerial Persib dalam melakukan lobi dan komunikasi efektif, sebuah elemen krusial dalam sepak bola modern yang tak lagi hanya berbicara soal permainan di atas lapangan.
Main di Bandung Jadi Keuntungan Fisik dan Psikologis
Bermain di kandang memberikan keuntungan ganda. Selain menghindari tantangan cuaca dan perjalanan lintas negara ke Manila, skuad Persib kini dapat tampil dengan dukungan penuh puluhan ribu Bobotoh. Ini bukan sekadar soal atmosfer stadion, melainkan kekuatan sosial yang mampu mengangkat performa tim secara kolektif.
Fenomena ini dikenal dalam dunia sport science sebagai home advantage, yang bukan hanya soal familiaritas terhadap lapangan, tapi juga pengaruh emosional dan motivasional dari sorakan suporter. Dalam banyak studi, tim yang bermain di kandang, terutama dengan dukungan fanatik seperti Bobotoh memiliki kecenderungan lebih besar untuk menang karena meningkatnya hormon kompetitif seperti adrenalin dan testosteron di antara pemain.
Manajemen Persib Ungkap Ini Buah Komunikasi dan Kolaborasi
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menyambut baik keputusan ini dan menegaskan bahwa klub siap menyelenggarakan pertandingan penting tersebut secara profesional.
“Kami sangat bersyukur dan antusias menyambut keputusan pertandingan play-off ACL 2 digelar di Kota Bandung. Ini merupakan hasil komunikasi yang konstruktif dan kolaboratif antara Persib, Manila Digger FC, dan AFC,” kata Adhitia.
“Kami siap memberikan yang terbaik, baik dari sisi teknis tim maupun kualitas penyelenggaraan pertandingan. Tujuan kami jelas: memberikan pengalaman terbaik bagi semua pihak, khususnya Bobotoh yang akan hadir langsung mendukung tim kesayangan mereka,” lanjutnya.
Adhitia juga mengajak Bobotoh untuk memanfaatkan kesempatan ini sebagai momen kolektif membangun energi positif dari tribun.
“Kami percaya kekuatan terbesar Persib selalu datang dari tribun. Dukungan Bobotoh akan menjadi bahan bakar utama perjuangan kami. Mari kita datang bersama, nyalakan semangat, dan pastikan stadion penuh untuk satu tujuan: membawa Persib ke fase grup ACL 2,” tuturnya.
Manajemen Persib Siapkan Standar AFC
Persib memastikan seluruh aspek operasional, keamanan, kenyamanan, dan fasilitas pertandingan akan disiapkan maksimal sesuai standar ketat yang ditetapkan AFC. Tiket akan dijual secara resmi dan transparan melalui kanal digital dan media sosial klub dalam waktu dekat.
Keberhasilan mengalihkan venue ke Bandung tak hanya memberi keunggulan strategis, tapi juga memperlihatkan komitmen Persib membangun posisi sebagai klub profesional berstandar Asia. Bagi manajemen, ini adalah validasi atas fondasi klub yang telah dibangun bertahun-tahun. Bagi Bobotoh, ini adalah panggilan untuk kembali mengawal dan mendampingi Persib dalam medan kompetisi yang lebih besar.
Play-off ini bukan hanya soal tiket untuk lolos ke fase grup, melainkan pertaruhan jati diri. Bandung bukan sekadar kota tempat bertanding, ia adalah benteng, medan tempur, dan rumah besar di mana semangat tak pernah padam.