29 Agustus 2025

Explore Persib

Persib Bandung dan Olahraga Jawa Barat

Persib Resmi Datangkan Federico Barba, Bek Italia yang Berpengalaman di Serie A, La Liga, Hingga Bundesliga

2 min read

Persib Bandung kembali membuat gebrakan jelang penutupan bursa transfer Super League 2025/2026. Maung Bandung resmi mengumumkan perekrutan Federico Barba, bek tengah asal Italia yang berstatus bebas transfer setelah kontraknya bersama klub Swiss, FC Sion, berakhir pada Juli lalu. Pemain kelahiran Roma, 1 September 1993 ini menandatangani kontrak berdurasi satu musim.

Langkah ini dipandang sebagai strategi penting untuk memperkuat kedalaman skuad, khususnya di lini belakang. Kehadiran Barba menambah daftar bek asing yang memperkuat Persib, bersama Patricio Matricardi (Argentina), Julio Cesar de Freitas (Brasil), dan Frans Putros (Irak).

Barba datang membawa pengalaman luas di level tertinggi sepakbola Eropa. Berdasarkan catatan Transfermarkt, ia telah memainkan lebih dari 311 pertandingan resmi sepanjang kariernya dengan torehan 12 gol.

Musim 2024/25 lalu ia sempat membela dua klub berbeda. Bersama Como di Serie A Italia, Barba tampil dalam 7 pertandingan (termasuk Coppa Italia). Setelah itu, ia hijrah ke FC Sion dan mencatatkan 16 penampilan di Swiss Super League. Total menit bermain musim lalu mencapai 1.836 menit.

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menyampaikan antusiasmenya atas kedatangan sang pemain. “Wilujeng sumping, Federico Barba. Kami percaya pengalaman panjangnya di Eropa akan menjadi tambahan penting bagi PERSIB. Ia datang dengan karakter yang sesuai dengan kebutuhan tim, dan kami yakin bisa cepat menyatu dengan gaya permainan kami,” ujar Adhitia.

Barba dikenal sebagai bek dengan gaya bermain yang tenang dan mampu membaca permainan dengan cermat. Selain kokoh dalam duel satu lawan satu, ia juga memiliki keunggulan dalam memimpin barisan belakang. Kehadirannya dipandang mampu memberi dimensi baru dalam sistem pertahanan Persib.

Rekrutmen Barba juga menjadi bagian dari strategi jangka pendek klub untuk menjaga keseimbangan antara talenta lokal dan pemain berpengalaman internasional. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan atmosfer kompetitif yang sehat, baik di lapangan maupun ruang ganti.

“Barba adalah pemain yang datang dengan mentalitas dan kualitas yang teruji. Ia bukan hanya tambahan secara teknis, tapi juga sosok yang bisa membawa pengaruh positif untuk keseluruhan tim,” tambah Adhitia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *